Kamis, 14 November 2019

Tapi bagaimana dengan rindu ini

0 comments

Wahai kekasih ku,
(bahkan aku merasa mengatakan ini dengan diri yang masih jauh dari tuntunanmu)
Tak bisa aku tahan air mata yang megalir deras
Tak cukup berapa tisu untuk mengeringkan basah pipi karena kerinduan ini
Namun, diri ini masih sangat jauh dari layak bertemu denganmu,
Tapi bagaimana rindu ini sudah tumpah ruah? Dalam mimpi pun rasanya aku malu
Tapi bagaimana dengan rindu ini?
Setiap nama mu disebut, setiap shalawat yang terucap, tak sanggup kelopak ini membendung derasnya asin rindu.

Assalaamu’alaika yaa Rasulullah, Assalamu’alaika yaa Habiballah.

Wahai kekasihku, bagaimana dengan rindu ini?
Bahkan aku tidak mempunyai jawaban jika ditanya apa yang telah aku lakukan untuk tuntunanmu.
Aku sudah malu sebelum ditanya.
Tapi bagaimana dengan rindu ini, kekasihku, aku berkata hanya  dengan lirih karena merasa belum pantas.
Tapi bagaimana dengan rindu ini?
Semoga Engkau mengizinkanku, meski dibarisan paling belakang, untuk duduk melingkar mendengarkan cahaya cintamu, di Firdaus kelak, meski belum ku tahu rinduku ini apakah layak.

Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aalihii, wa ashaabihii, wa zurriyyaatihii ajma’iin.

Jambi, 17 Rabi’ul Awal 1441 H / 14 Nopember 2019

Lanjutin Baca

Rabu, 31 Juli 2019

Balita dengan dasi dan bunga kersa

0 comments

Bagaimana sebuah dasi bisa menjadi pot bunga rosin? Mungkin saja. Ramai tanya bisa menghujani kertas dengan tarian tinta. Seperti balita yang memanja dengan tatapan mata berpita. Selayaknya semayup terang subuh dengan pelita. Seakan wangi buah mangga yang coba dicuri oleh seorang putra dalam sebuah cerita. Mungkin saja.

Namun, sekian waktu telah tertata
Mahkota ini jelas adalah kersa;
Tersekat rapat dalam peribahasa.

Jambi, Dalam Perjalanan, 31 Juli 2019
Lanjutin Baca

Jumat, 24 Mei 2019

Munajat

0 comments

Bismillah,
NamaMu ku sebut;
Inginku mengucap lafal Kekasih
Tapi badan ini terlalu berkabut
Berat dosa menyiram mata bulir selasih

Bismillah,
Aku turutkan nama-nama pelangi
Agar gerimis indah tetap mengiringi
hingga berkahMu menghampiri
senyum dan tawa berbinar suci
indah mengalun dalam Firdausi

Bismillah,
Ku kekalkan Cinta tak bersisi
Semoga rahmatMu senantiasa menyelimuti
Aamiin.

         
                      Muaro bungo,  Jum'at, 19 Ramadhan 1440 H / 24 Mei 2019 




Lanjutin Baca