Minggu, 10 Juli 2011

Takaful at a glimpse : sekilas pandang tentang takaful

Takaful adalah salah satu asuransi berbasis syariah di Indonesia, di mana para anggota memberikan sumbangan uang ke sistem penyatuan dalam rangka menjamin satu sama lain terhadap kerugian atau kerusakan. Takaful berdasarkan Syariah, hukum agama Islam, dan menjelaskan tentang adanya tanggung jawab individu untuk bekerja sama dan saling melindungi.
 
Perusahaan asuransi
Takaful diperkenalkan sebagai pilihan alternatif untuk perusahaan asuransi komersial, yang bertentangan dengan riba (bunga), al-maisir (judi), dan al-gharar (ketidakpastian) prinsip-prinsip, yang dilarang di Syariah.


PT Syarikat Takaful Indonesia (perusahaan) berdiri pada 24 februari 1994 atas prakarsa Tim Pembentukan Asuransi Takaful Indonesia (TEPATI) yang dimotori oleh Ikatan Candikian Muslim Indonesia (ICMI) melalui Yayasan Abdi Bangsa, Bank Muamalat Indonesia Tbk, Syarikat Takaful Malaysia Bhd.(STM), PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri, Depertemen Keuangan RI, serta beberapa pengusaha muslim indonesia.

Syarikat takaful Malaysia Bhd. (STM) juga memberikan dukungan dalam bidang teknis operasional ketika TEPATI terbentuk, dan menjadi pemegang saham mayoritas setelah menambah setoran modalnya pada tahun 2001. Struktur permodalan Takaful Indonesia juga diperkuat dengan dukungan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang bergabung semenjak tahun 2000 dan Islamic Development Bank (IDB) pada tahun 2004.

Melaluui dua perusahaan operasionalnya, yaitu PT Asuransi Takaful Keluarga dan PT Asuransi Takaful Umum, perusahaan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia akan jasa asuransi dan perencanaan keuangan yang berlandaskan prinsip syariah.

PT Asuransi Takaful Keluarga (biasa disebut Takaful Keluaga saja) yang bergerak dibidang asurnsi jiwa syariah, didirikan pada 4 agustus 1994 dan mulai beroperasi pada 25 agustus 1994, yang ditandai dengan peresmian oleh menteri keuangan RI pada saat itu, Mar’ie Muhammad. Selanjutnya, pada 1 juni 1995, didirikan PT Asuransi Takaful Umum (biasa disebut Takaful Umum saja) yang bergerak di bidang asuransi umum syariah dan di resmikan oleh Menteri Riset dan Teknologi / Ketua Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) saat itu, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie.

Dalam perjalanannya, perusahaan melakukan langkah rekonstruksi yang berhasil menyatukan fungsi pemasaran Takaful Keluarga dan Takaful Umum sehingga lebih efisien dan efektif dalam melakukan panetrasi pasar.

Dua Sertifikasi ISO 9001:2000 yang diperoleh masing – masing oleh Takaful Umum dari SGS JAS-ANZ, Selandia Baru, dan Takaful Keluarga dari Det Norske Veritas (DNV), Belanda, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sekaligus menjaga konsistensi perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen perusahaan untuk menjadi penyedia jasa asuransi syariah terkemuka di indonesia dibuktikan dengan diterimanya serangkaian penghargaan sepanjang tahun 2007 dari berbagai instansi atau lembaga pemeringkatan independen.

Ditopang dengan kuatnya citra perusahaan, luasnya jaringan pemasaran, serta kokohnya sinergi dalam grup, Takaful Indonesia kini semakin memantapkan langkah untuk selalu menjadi yang terdepan.

=============================================

Dikutip dari Annual Report of Takaful 2007


7 comments:

meutia rahmah at: 11 Juli 2011 04.10 mengatakan...

hehe..baru mau tanya ma aby ttg takaful eh udah diposting tulisannya...

Nihayatuzzin at: 11 Juli 2011 15.09 mengatakan...

hehehe iya neh K3 Tia,, maren itu bingung mau psoting apa, jadi Aby pikir ga ada salahnya cerita-cerita dikit tentang Takaful. Tapi, mungkin bentar lagi Aby resign k3 :)

meutia rahmah at: 12 Juli 2011 03.00 mengatakan...

kok resign by??knp??

Nihayatuzzin at: 12 Juli 2011 17.28 mengatakan...

Sebenarnya seih ga resign k3, Aby kan bukan staff yang tetap di TAKAFUL, cuma free lance aja kok ^_^. jadi ntar lau dah kerja (mudah-mudahan, Aamiin) di Bank Syariah Mandiri, Aby masih bisa dapat penghasilan dari yang sebelumnya. . . ^_^

PS Holic at: 13 Juli 2011 10.29 mengatakan...

perbankan syariah makin menguatkan cengkaramannya.. hebat! salud.. moga makin banyak yang menggunakannnya karena memang sudah selayaknya :)

meutia rahmah at: 13 Juli 2011 17.51 mengatakan...

wah kerja di bank syariah mandiri :)

Nihayatuzzin at: 13 Juli 2011 21.20 mengatakan...

PS Holic, iya, semoga demikian, agar ekonomi islam smakin berkembang dan di gandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat.

k3 Tia, Baru rencana k3, belum yang sebenarnya, karena masih nunggu wawancara terakhir, hehe